Posted in Daffa The AUBA

My Childhood in Brief: SDIT Iqra’ 1 (2)

Pada tahun 2008 saat aku berusia 9 tahun, Padre dan Madre memutuskan agar aku pindah rumah ke Kota Bengkulu, ibukota provinsi yang berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dari rumahku di kampung. Aku tidak begitu ingat alasan apa yang benar-benar menguatkan kedua orangtuaku, meskipun di kemudian hari aku dapat menyimpulkan sesuatu. Continue reading “My Childhood in Brief: SDIT Iqra’ 1 (2)”

Posted in Daffa The AUBA

My Childhood In Brief: Beginning (1)

Bismillaah. Ashshalaatu wassalaamu ‘alaa Rasulillaah.

Namaku Muhammad Daffa Al-Falah, meskipun aku tidak terlahir dengan nama itu. Filosofi nama itu adalah ekspektasi orangtua akan seorang anak sulung laki-laki yang tahan banting hingga mencapai keberhasilan. Muhammad, tentu saja, diambil dari nama manusia termulia sepanjang zaman yang dalam bahasa Arab bermakna ‘terpuji’. Daffa pun sebuah kata yang diserap dari bahasa Arab yang berarti ‘pembela’, atau ‘pertahanan diri’. Well, nama yang baru populer di abad ke-21 ini. Aku yakin aku termasuk generasi awal yang memiliki nama ini. Al-Falah, tentu saja diserap dari bahasa Arab pula, sebuah kata yang pasti kalian dapatkan setiap mendengarkan gema adzan. Al-Falah berarti ‘kemenangan’. Aku dapat menyimpulkan bahwa terselip sebuah doa pada namaku, yakni agar aku menjadi seorang muslim terpuji yang terus berusaha dan berkarya hingga mencapai sebuah titik kemenangan. Titik itu ada di dunia, tapi hanya semu. Sedangkan titik yang hakiki ada di surga.  Continue reading “My Childhood In Brief: Beginning (1)”